Indonesia Produsen Kakao Ketiga di Dunia, tapi Dibanjiri Impor

Athurtian, Jurnalis · Selasa 20 Januari 2015 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 20 320 1094783 indonesia-produsen-kakao-ketiga-di-dunia-tapi-dibanjiri-impor-ReT5RGryuf.jpg Kakao. (Foto: Reuters)
BOGOR - cokelat pangan memang bisa dinikmati dengan berbagai suasana. Cokelat yang dikenal sejak tahun 1806 memang tidak pernah sepi peminat hingga sekarang. Lantas seberapa pengaruhnya cokelat bagi penikmatnya ?

"Hampir 70 persen orang baru mendengar kata cokelat saja sudah senang, bagaimana jika sudah menikmatinya? Pasti lebih senang," ujar Direktur Chocomory Axel Sutantio, di Restoran Chocomory, Puncak, Selasa (20/1/2015)

Meski demikian, dia menuturkan meskipun cokelat secara psikologis bisa membuat senang, namun secara industri, cokelat lokal di Indonesia masih belum banyak dinikmati. Padahal, secara rangking Indonesia menempati peringkat ke-3 penghasil kakao terbesar di dunia. "Indonesia punya pohon kakao banyak. Tapi Indonesia terendah konsumsi cokelat dibandingkan negara lain," katanya.

Dia menambahkan, saat ini konsumsi cokelat di Indonesia sendiri hanya 300 gram per kapita. Hal itu dikarenakan selama ini masyarakat di Indonesia lebih dahulu mengenal cokelat impor yang begitu banyaknya.

Karenanya, sebagai bentuk terobosan, maka dia akan mulai mengenalkan produk cokelat lokal dengan menyasar generasi anak-anak, yang menurutnya memiliki potensi besar untuk lebih mengenalkannya.

"Kita akan menyasar ke anak-anak usia TK. Menurut saya mereka sangat suka cokelat dan bisa mulai edukasi mereka dari dini untuk mengenal cokelat lokal," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini