Sepatu & Tas Branded Kena Pajak Tambahan

Danang Sugianto, Jurnalis · Rabu 21 Januari 2015 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 21 20 1095423 sepatu-tas-branded-kena-pajak-tambahan-cuWl15Ywcg.jpg Ilustrasi barang mahal. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memasukan perhiasan sebagai barang mewah wajib pajak berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 253/PMK.03/2009. Nantinya penjual perhiasan harus memungut, menyetor dan melaporkan PPh Pasal 22 Barang Mewah.

"Mulai dicoba ekstensifikasi Pasal 22, sebelumnya perhiasan kan belum dianggap barang mewah," ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Mardiasmo menuturkan, barang-barang yang termasuk perhiasan yang akan dikenakan PPh berupa tas, arloji, sepatu, emas, berlian mutiara dan perhiasan lainnya. Akan tetapi, tidak semua barang tersebut dikenakan pajak, hanya barang-barang yang masuk kategori mahal atau branded yang akan kena pajak.

Namun, saat ini pihaknya masih mengkaji batasan harga untuk dimasukkan ke PMK tersebut. "Nilainya baru diusulkan. Misalnya sepatu di atas Rp10 juta, tas di atas Rp20 juta. Kita masukan dulu PMK, setelah itu direvisi dulu di MK," ucapnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini