Share

Regulasi Impor Buah & Sayur Indonesia Masih Longgar

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 28 Januari 2015 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 28 320 1098405 regulasi-impor-buah-sayur-indonesia-masih-longgar-wyVsHDpjUS.jpg Buah & Sayur (Ilustrasi: Reuters)
JAKARTA - Ketua Harian Dewan Hortikultura Nasional Benny Kusbini berpendapat bahwa regulasi impor buah dan sayur di Indonesia masih terbilang longgar.

"Kita itu terlampau longgar (regulasi impor), kalau di negara lain persyaratannya impornya ketat," ungkapnya saat di hubungi wartawan, Rabu (28/1/2015).

Dia menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan pada buah dan sayur impor adalah jenis pestisida yang digunakan. Kemudian juga harus memperhatikan pengawet pada buah dan sayur apakah mengandung bahan kimia.

"Harus dilihat itu pakai pestisida atau tidak, memakai bahan kimia untuk pengawet atau tidak," sebutnya.

Selain itu, pupuk yang digunakan untuk menyuburkan tanaman juga tidak boleh luput dari perhatian. Pasalnya dia menyebutkan buah dan sayur dari luar negeri mayoritas menggunakan pupuk Babi.

"Orang Indonesia ini, kita ini mayoritas muslim, sedangkan banyak eksportir luar menanam buah dan sayur seperti tomat, wortel menggunakan pupuk yang dibuat dari kotoran babi, itu perlu dipertanyakan halal atau tidak," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini