nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Freeport Silahkan Pindah Jika Tak Bangun Smelter di Papua

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 29 Januari 2015 21:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 01 29 19 1099104 freeport-silahkan-pindah-jika-tak-bangun-smelter-di-papua-G7glGeh0Mc.jpg Ilustrasi parbik smelter. (Foto: Reuters)
JAKARTA - Pemerintah daerah Papua meminta kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk segera hengkang dari wilayah Kabupaten Mimika jika tidak membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) di wilayah tersebut.

"Kalau Freeport tidak mau bangun juga, keluar dari Papua. Tutup tambangnya, enggak usah operasi lagi, gampang kan," kata Gubernur Papua Lukas Enembe usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Kekesalan ini muncul karena Freeport dianggap ingkar janji kepada pemda Papua yang ingin membangun pabrik smelter. "Wajib hukumnya bangun smelter di Papua. Itu dibangun untuk warga Papua yang merupakan Indonesia juga," jelas dia.

Padahal, menurut Lukas pemda Papua sudah membebaskan jalan untuk pembangunan smelter tersebut dengan menghabiskan dana APBD. Bahkan dia, menilai alasan Freeport tentang sulitnya listrik tidak benar.

"Listrik itu ada, ada air terjun sebesar di Papua, potensinya besar. Itu dekat Freeport, Dulu sudah ketemu (Freeport). Kita sudah buka jalan pakai dana infrastruktur APBD kita. Tapi malah bangun di Gresik. Enggak boleh mereka main-main dengan kita,suruh buat jalan kesana, lepas tanah adat, sudah clear," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini