nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Ngaku Hadiri MoU karena Diundang

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 10 Februari 2015 09:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 02 10 320 1103709 jokowi-ngaku-hadiri-mou-karena-diundang-OkAMOEhM6A.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat agar tidak menyimpulkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dengan Proton Holdings Bhd sebagai mengembangkan proyek mobil nasional (mobnas).

Menurut Jokowi, penandatanganan tersebut adalah murni bussines to bussines (b to b), sehingga tidak ada campur tangan dari pemerintah.

"Itu adalah b to b, bussiness to bussiness, dan juga baru pada tahapan sangat awal sekali. Berkaitan dengan feasibility studynya saja belum. Jadi itu tidak perlu diramaikan," tegas Jokowi saat konfrensi pers sesuai lawatannya ke tiga negara di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (9/2/2015) dini hari.

Jokowi menjelaskan, kehadirannya saat penandatanganan MoU tersebut adalah undangan langsung dari petinggi Proton Holdings Bhd.

"Memang kita, saya itu diundang untuk datang ke Proton, dan yang hadir di sana adalah chairmannya DR Mahathir mengundang secara khusus dan juga Perdana Menteri Najib. Jadi saya pada posisi diundang datang," terang Jokowi.

Terkait kehadiran AM Hendropriyono, Jokowi menyebut itu bukan bagian dari delegasi Indonesia. Pasalnya, Hendropriyono yang mantan Kepala BIN, adalah pemilik perusahaan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) yang melakukan MoU dengan Proton.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini