nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rini Tak Mau Disebut Tergesa-gesa Soal PMN

Prabawati Sriningrum , Jurnalis · Jum'at 13 Februari 2015 21:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 02 13 320 1105637 rini-tak-mau-disebut-tergesa-gesa-soal-pmn-YiD3KfqkJU.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian BUMN membantah jika pengajuan Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi tiga BUMN yang telah disetujui Komisi VI terkesan terburu-buru. Pasalnya, semua sudah dalam perhitungan pemerintah.

"Sejak awal kami sudah katakan bahwa tidak semua PMN yang kita ajukan disetujui, bila tidak semua disetujui dan masih ada ruang, maka kita ingin masukkan tiga lagi. Kenapa tidak dari awal, karena platform dari Menkeu, 48 itu sudah totok," ujar Menteri BUMN Rini Soemarmo di Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Rini menjelaskan, PMN PLN sebesar Rp5 triliun berdasarkan rencana baru akan diberikan pada 2016, karena memang ada kesempatan dalam mengajukan PMN tambahan. Terlebih, pemberian suntikan dana untuk PLN tersebut dilakukan guna mendukung program pemerintah untuk mencapai proyek 35 ribu Megawatt.

‎"PLN enggak besar, jadi sudah deh 2016 saja. Tapi karena memang sekerang bisa ya sudah. Nanti PLN 2016 akan maju lagi. Karena PLN iu target nya besar, mengingat 35 ribu MW target pemerintah," imbuhnya.

Di sisi lain, PMN yang diajukan untuk Askrindo dan Jamkrindo sebesar Rp500 miliar dinilai bakal bermanfaat untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Jadi kami lihat Askrindo Jamkrindo tentang KUR nya, kita lihat bisa deh," pungkasnya..

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini