Share

Ekonom Nilai Konflik KPK-Polri Hanya Snapshoot

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 16 Februari 2015 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2015 02 16 20 1106464 ekonom-nilai-konflik-kpk-polri-hanya-snapshoot-hwDTTlrHZK.jpg Ekonom nilai konflik KPK-Polri hanya snapshoot. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gesekan yang terjadi antara dua lembaga penegak hukum hingga proses pencopotan Kapolri Jenderal Sutarman dari jabatannya dinilai tidak memberikan dampak ke sektor ekonomi.

Pengamat ekonomi Tony Prasetyantoko mengatakan hingga saat ini investor asing masih menilai Indonesia dari kacamata positif.

"Ada perseteruan KPK dan Polri itu hanya sebuah snapshoot. Asing masih melihat Indonesia dari kacamata positif, masih ada capital inflow tahun ini," ungkapnya di Jakarta, Senin (16/2/2015).

Dengan begitu, Tony meyakini Indonesia masih mampu tumbuh lebih baik dari tahun 2014 yang hanya sebesar 5,01 persen. Pihaknya memprediksi tahun 2015 Indonesia akan tumbuh di level 5,5 persen.

Untuk sampai pada level tersebut, Tony menyebutkan selain kepercayaan asing, Indonesia masih memiliki dua mesin pendorong lagi, yakni ruang fiskal yang cukup besar pasca-pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tingkat inflasi yang rendah.

"Inflasi, sukses loh pemerintah turunkan harga semen dan BBM, meskipun hanya deflasi 0,42 persen itu bagus," tukasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini