Image

Barang yang Haram Dibeli saat Rupiah Melemah

Meutia Febrina Anugrah, Jurnalis · Senin 23 Maret 2015, 06:11 WIB
https img z okeinfo net content 2015 03 20 320 1121640 barang yang haram dibeli saat rupiah melemah xIYV1tfzBF jpg Ilustrasi: Reuters
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan sulit kembali ke bawah Rp11.000. Hal ini didorong oleh terus berlanjutnya penguatan dolar AS terhadap semua mata uang dunia. Salah satu imbas dari pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar adalah meningkatnya harga barang-barang impor di Indonesia. Lalu, bagaimana kita harus menyikapinya?
 

"Ya tentunya paling tidak Anda harus menghindari pembelanjaan, terutama untuk barang-barang dengan komponen impor yang besar," kata perencana keuangan, Endy Kurniawan kepada Okezone belum lama ini.

Ia menambahkan, konsumen jangan cepat tergiur dengan penawaran-penawaran barang elektronik di berbagai lembaga. Sebab, lembaga kredit tersebut pastinya akan mempertimbangkan akan menaikkan bunga.

"Kan sekarang banyak penawaran di kredit. Misalnya, kita cukup menaruh sejumlah uang, sudah bisa dapat lemari es atau televisi. Jangan cepat tergiur," tambahnya.

Alih-alih membeli barang elektronik yang harganya melejit karena merupakan komoditas impor, Endy mengajak agar masyarakat lebih pintar me-manage uangnya, contohnya dengan berinvestasi.

"Harusnya masyarakat diedukasi, daripada beli ini beli itu mending uangnya dipakai untuk mencicil rumah, atau investasi lainnnya," pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini