Share

Proyek Listrik 35.000 Mw Logis atau Tidak?

Hendra Kusuma, Okezone · Selasa 24 Maret 2015 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2015 03 24 19 1123419 proyek-listrik-35-000-mw-logis-atau-tidak-OTy6GNwxWM.jpg Proyek Listrik 35.000 Mw Logis atau Tidak? (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, ada dua hal peran sektor energi dalam menopang keberlangsungan kehidupan di kota yang cerdas.

Yang pertama, kata Sudirman, adalah perkembangan infrastruktur listrik dan yang kedua bagaimana penyelenggaraan kota cerdas itu sendiri. Apalagi pemerintah yang tengah menarget program 35.000 megawatt (mw).

Sudirman menyebutkan, program 35.000 mw bukan masalah realistis atau tidak, melainkan tugas yang harus dipenuhi sebagai penopang perekonomian nasional.

"Sering saya ditanya, apakah realistis membangun 35 ribu mw? Jawabannya bukan realistis atau tidak. Ini bukan pilihan mau atau tidak. Tapi ini adalah tugas yang harus dipenuhi kalau mau mencapai pertumbuhan ekonomi yang kita harapkan," kata Sudirman saat acara Peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Menurut dia, realisasi program kelistrikan nasional tersebut dapat dipelajari dari pengalaman-pengalaman Indonesia dari kondisi yang sebelumnya. Setidaknya ada beberapa isu yang menjadi penghambat pembangunan.

"Pengadaan tanah, perizinan yang memakan waktu lama, proses penunjukan, dan jaminan pemerintah," tukas dia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini