nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ConocoPhillips Sudah 40 Tahun Sedot Minyak RI

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2015 14:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 03 31 320 1127016 conocophillips-sudah-40-tahun-sedot-minyak-ri-LC5a9LTzFH.jpg Ilustrasi: Reuters
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima delegasi Chairman & Chief Executive Officer (CEO) ConocoPhillips Ryan Lance. Pertemuan ini juga dihadiri oleh President and GM ConocoPhillips Indonesia Erec S Isaacson dan beberapa pejabat lainnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan, pada pertemuan tersebut membicarakan bagaimana komitmen perusahaan migas asal Amerika Serikat (AS) yang akan terus berinvestasi di Indonesia guna memajukan sektor energi. Terlebih lagi, perusahaan ini sudah berada di Tanah Air lebih dari 40 tahun

"Mereka menyampaikan komitmennya, karena sudah cukup lama, sudah 40 tahun berada di sini, maka mereka menyatakan ingin terus bersama Indonesia membangun sektor energi," ucap Sudirman di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Selain itu, Sudirman menyebut bahwa ConocoPhillips memberikan apresiasi terhadap reformasi struktural terutama di bidang energi yang dilakukan pemerintah Indonesia yang bertujuan memudahkan investor menanamkan investasi.

"Mereka pun memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya reformasi yang telah dilakukan di sektor energi, baik di kementerian maupun di SKK migas," imbuhnya.

Tercatat, dalam empat tahun belakangan ini, ConocoPhillips sudah berinvestasi sebesar USD2,5 miliar di Indonesia. Menurut Sudirman, dengan besaran investasi yang sudah dikeluarkan tersebut dan langkah reformasi struktural yang dikeluarkan pemerintah, ConocoPhillips berencana akan melakukan investasi lagi di Indonesia.

"Ini suatu apresiasi bagi pemerintah Indonesia, karena memang reform atau structure reform yang dikerjakan memang dimaksudkan untuk memberikan kepastian dan fairness kepada investasi, dan ConocoPhillips dalam kegiatannya hari ini maupun ke depannya ingin merespons kebijakan pemerintah itu," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini