Image

Terkena Proyek Infrastruktur, Tanah Masyarakat Tak Bisa Dijual

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 01 April 2015, 15:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 04 01 320 1127648 terkena-proyek-infrastruktur-tanah-masyarakat-tak-bisa-dijual-BQah81nifw.jpg Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang berencana membuat suatu aturan tentang pembekuan (freeze) tanah milik masyarakat agar tidak dapat dijual kepada pihak lain. Nantinya tanah tersebut hanya boleh dijual dan dibeli oleh negara.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan Ferry menjelaskan, payung hukum untuk membuat aturan ini cukup dengan peraturan menteri (permen) saja.

Menurutnya, aturan freeze ini berlaku pada lokasi-lokasi yang akan dibangun untuk program infrastruktur yang sudah dicanangkan, seperti halnya jalan tol, pelabuhan hingga power plant.

"Di lokasi-lokasi yang menjadi tempat program prioritas maka statusnya freeze. Itu milik orang, tidak dijual ke pihak lain. Kalau mau dijual, negara yang beli," tegasnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurut Ferry, aturan freeze ini untuk memperlancar pengadaan lahan yang selama ini menjadi kendala dalam hal pembangunan.

"Tapi kita enggak tahan hak jual," imbuhnya.

Di sisi lain, jika masyarakat tersebut belum ingin menjual tanahnya namun negara membutuhkan lahan tersebut, menurut Ferry hal tersebut dapat diselesaikan dengan komunikasi.

"Rasanya menghargai dan komunikasi bagus sejak awal. Jadi orang enggak merasa digusur. Datanya itu tergantung lokasi program strategis. Untuk nilai tanahnya, kita sesuaikan dengan harga pasaran," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini