nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gilang Sukses Geluti Bisnis Sepatu & Tas Lukis Tanpa Modal

Faridha Anillah , Jurnalis · Selasa 14 April 2015 05:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 04 13 320 1133368 gilang-sukses-geluti-bisnis-sepatu-tas-lukis-tanpa-modal-eaDAh5BLmo.jpg Gilang Sukses Geluti Bisnis Sepatu & Tas Lukis Tanpa Modal (Foto: Dok.Okezone)

JAKARTA - Bukan hanya kanvas yang bisa menjadi media untuk melukis. Tas, sepatu dan topi juga dapat menjadi wadah untuk menyalurkan hobi lukis, sekaligus meraup keuntungan. Hal itu dibuktikan oleh pemuda berumur 28 tahun Gilang yang sukses membesut Keromon.

Berawal dari keadaan yang mendesaknya untuk membayar biaya kuliah, Gilang mencoba untuk memulai bisnis tersebut pada saat masih duduk di bangku kuliah semester 3. Tanpa modal sepeser pun dirinya memberanikan diri untuk memulai usaha yang penuh kreativitas tersebut.

"Modal pertama hanya untuk cat. Itu pinjam dari teman dan percobaannya digunakan sepatu sendiri. Lalu di-upload ke sosial media. Untung dari penjualan pertama saya berikan ke teman saya untuk ganti cat itu. Untung yang kedua saya belikan peralatan cat dan kuas. Dengan kata lain nol Rupiah untuk modal awal," ujarnya dalam pesan tertulisnya kepada Okezone, di Jakarta.

Gilang menuturkan, untuk desainnya lukisan sendiri, dirinya menyerahkan sepenuhnya apa yang diinginkan konsumen. Dia mengaku, justru dengan mengikuti keinginan lukisan dari konsumen dapat semakin mengasah keahliannya dalam melukis.

"Itu tergantung dari si konsumen mau gambar apa saja juga bisa mulai dari lukisan wajah, karakter, pemandangan hingga batik. Keahlian itu tercipta ketika dilakukan secara rutin dan berkala," akunya.

Kini setelah bertahun-tahun menjalankan usaha sampingannya tersebut, Gilang bisa meraup profit bersih minimal sekira Rp6 juta per bulannya. Keuntungan tersebut diraihnya hanya dengan memasarkan produknya melalui sosial media. Dirinya mengakui, sampai saat ini tidak menemukan kendala dengan strategi pemasarannya tersebut.

Namun dirinya tidak menampik adanya kendala yang dihadapi dari sisi bahan baku. Harga sepatu yang menjadi bahan baku utamanya tersebut terus meningkat setiap tahunnya.

"Tapi saya tidak menaikan harga, dikarenakan harga yang saya banderol itu lebih murah dari yang lain, degan kualitas yang bisa diadu. Sehingga orang lain pun bisa menjadi reseller di tempat saya dengan harga yang murah. Itu cara menyiasatinya," tukasnya.

Kendati demikian, Gilang mengaku bisnis tersebut sangat masih akan terus berkembang. Oleh karena itu ke depan, dirinya akan memperbanyak pilihan produk.

"Usaha ini menjanjikan, karena sepatu ini lain dari yang lain. Untuk ke depannya saya akan membuat wedges, heels, dan boots lukis," pungkasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini