nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumen Bir Lebih Sedikit dari Rokok karena Sadar Agama

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Jum'at 17 April 2015 16:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 04 17 320 1135869 konsumen-bir-lebih-sedikit-dari-rokok-karena-sadar-agama-BLCQmAd2kb.jpg Konsumen Bir Lebih Sedikit dari Rokok karena Sadar Agama (Sofyan Djalil: Okezone)

JAKARTA - Di Indonesia, konsumen bir lebih sedikit jika dibandingkan dengan konsumen rokok. Walaupun bir dan rokok sama-sama bebas dalam penjualannya, tapi rokok yang paling banyak konsumennya.

"Pengonsumsi bir yang minum masih belum banyak di sini, relatif per kapita, tapi penjualannya bebas. Sebenarnya, kebijakan bir bisa dijual di warung-warung tidak {ada}. Di negara paling liberal pun tidak boleh jual bebas, dibatasi, ada toko khusus penjualan bir. Semua yang memiliki ID kalau mau datang ke toko itu bisa, dan toko itu mewajibkan pembelinya menunjukkan ID," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2015).

Selama ini, lanjut Sofyan, pemerintah membiarkan hal seperti itu karena konsumen bir lebih rendah karena masyarakat muslim di Indonesia masih banyak yang bisa tahan.

"Tapi selama ini kita membiarkan, kenapa tidak banyak orang mabuk, itu karena kontrol internal. Saya pikir kalian juga tidak berpikiran untuk minum itu, tidak enak bir itu," ucapnya sambil tertawa.

Kementerian Perdagangan menerapkan larangan penjualan bir di minimarket. Aturan itu mulai diterapkan per 16 April. Meski sempat menuai polemik, namun aturan ini menekankan pada keselamatan generasi muda yang sangat mudah mengakses minuman beralkohol.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini