nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pedagang Pangkalpinang Sulit Pasok Bawang Merah

ant, Jurnalis · Sabtu 18 April 2015 18:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 04 18 320 1136387 pedagang-pangkalpinang-sulit-pasok-bawang-merah-BRcsdXjZuy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PANGKALPINANG - Pedagang sayur di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka belitung mengaku masih kesulitan menambah stok bawang merah sehingga harga tetap bertahan tinggi.

"Hingga saat ini persediaan bawang merah masih kurang untuk memenuhi permintaan. Untuk mendapatkan pasokan juga cukup sulit, sehingga harga bertahan tinggi bahkan cenderung naik," kata seorang pedagang, Nesi di Pangkalpinang, Sabtu (18/4/2015).

Ia menjelaskan, saat ini harga bawang merah naik menjadi Rp36 ribu dari sebelumnya Rp32 ribu per kilogram, sedangkan harga bawang putih Rp16 ribu dari sebelumnya Rp14 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau bertahan Rp32 ribu per kilogram dan cabai rawit merah Rp35 ribu per kilogram.

"Untuk pasokan bawang merah jelas sangat kurang, sedangkan untuk mendapatkannya pun cukup susah, sementara stok cabai masih mudah didapat dan harga bertahan stabil," ujarnya.

Menurut dia, warga di daerah itu belum dapat mengembangkan usaha tanaman bawang merah karena kondisi dan keadaan tanah dinilai tidak cocok untuk komoditas tersebut.

"Untuk memenuhi kebutuhan warga pedagang memasok dari luar daerah, karena hasil petani lokal masih minim," katanya.

Menurut dia, kurangnya pasokan karena hasil panen petani dari daerah asal bawang merah mulai menurun sehingga berdampak terhadap pengiriman komoditas itu ke Babel.

Demikian juga Anto, pedagang lainnya yang mengakui cukup sulit menambah stok bawang sehingga berdampak terhadap terhadap harga yang bertahan tinggi dan cenderung naik.

"Semoga saja harga dapat kembali normal atau tidak akan mengalami kenaikan harga lagi karena dapat memberatkan perekonomian warga seiring daya beli yang mulai melemah," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini