Empat Hasil Konkret World Economic Forum 2015

Danang Sugianto, Jurnalis · Selasa 21 April 2015 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 21 20 1137942 empat-hasil-konkret-world-economic-forum-2015-txGOC3coPy.jpg Empat hasil konkret World Economic Forum 2015. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hari ini akhir dari rangkaian World Economic Forum (WEF) 2015 yang telah diselenggarakan sejak tanggal 19 April kemarin. Dari seluruh rangkaian kegiatan diskusi panel yang dilakukan, terdapat beberapa hasil konkret.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, yang juga merupakan pelaku usaha serata peserta WEF, Chris Kanter, mengatakan, setidaknya ada empat hasil konkret dari forum informal dunia usaha tersebut.

Pertama, kemitraan growth Asia, adalah program pertumbuhan pertanian yang akan difokuskan di kawasan Asia Tenggara. "Itu untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas kehidupan para petani," tutur Chris di Hotel Shangri La, Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Kedua, strategic infrastucture, yakni fokus untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di masing-masing negara. Hal itu didorong dengan membangun kerjasama yang kondusif antara swasta dan pemerintah.

Ketiga, financial inclution, di mana untuk meningkatkan akses pendanaan kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut guna memperbaiki taraf hidup seluruh lapisan masyarakat.

"Terakhir, healty population, intinya membangun masyarakat yang sehat dalam pembangunan berkelanjutan," imbuhnya.

Chris mengatakan, dalam forum tersebut, para peserta banyak yang terlihat fokus kepada Indonesia. Untuk itu dia berharap pemerintah dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menciptakan hubungan yang baik dengan para investor.

"Ini yang menurut saya positif kita harus sambut dengan gembira dan tentu harus dimanfaatkan. Jangan sampai ada gonjang-ganjing politik nuansa positif, lalu itu hilang," pungkasnya.

Sekedar informasi, sore hari ini pelaksanaan WEF 2015 di Jakarta resmi ditutup. Malaysia ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan selanjutnya. Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan lonceng khas Swiss kepada perwakilan dari Malaysia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini