McDonald's Tutup Ratusan Gerai

Rani Hardjanti, Jurnalis · Sabtu 25 April 2015 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 25 213 1139985 mcdonald-s-tutup-ratusan-gerai-qo4hwpp26v.jpg Restoran McDonald. (Foto: Reuters)
JAKARTA - Restoran McDonald's tengah menghadapi problem yang cukup berat. Perusahaan makanan cepat saji asal Negeri Paman Sam tersebut terpaksa menutup 350 gerainya.

Penutupan gerai McDonald's dilakukan sepanjang awal tahun ini. Keputusan pahit itu merupakan bagian dari strategi mengatasi jatuhnya angka penjualan dan fokus pada pemilihan lokasi gerai. Dengan demikian diharapkan bisa meningkatkan keuntungan.

Gerai McDonald's yang mengalami penutupan adalah mereka yang kinerja penjualannya jeblok. Yakni, yang tersebar di Jepang, Amerika Serikat dan China.

Seperti dikutip Fortune.com Sabtu (25/4/2015), pada sebuah konferensi press di hadapan analis Wall Street, pihak McDonald's mengklaim bahwa penutupan tersebut merupakan hanya sebagian kecil dari total 32.500 restoran yang tersebar di berbagai negara.

Sebelum memutuskan untuk ditutup, kinerja McDonald's dilaporkan mengalami koreksi. Pendapatannya turun 11 persen, sehingga perolehan laba terpangkas 30 persen pada tiga bulan pertama pada 2015 ini.

Dalam dua tahun belakangan, banyak faktor yang mempengaruhi turunnya performa McDonald's. Misalnya, menghadapi kompetitor yang kian inovatif, kesulitan ekonomi di Eropa dan isu keamanan pangan di Asia.

CFO McDonald's, Kevin Ozan mengatakan, pada kuartal pertama terjadi penurunan penjualan di China turun 4,8 persen. Pun demikian dengan pasar Amerika yang terkoreksi 2,3 persen. Sementara yang besar terjadi di Jepang. Di mana McDonald's masih belum pulih dari ketakutan keamanan pangan musim panas lalu.

Rencananya pada 4 Mei mendatang, perusahaan akan mulai merinci strategi barunya untuk memulihkan kondisi.

Sekadar diketahui, nama McDonald's tercoreng akibat kelalaian keamanan makanan. Di Jepang ditemukan gigi manusia pada daging hamburger BigMac. Setelah ditelusuri tidak ada staf karyawan atau pemasok makanan, yang kehilangan gigi.

Selain itu, salah satu bibir pelanggan mengalami luka setelah tergores plastik saat menyantap menu es krim Sundae. (mrt)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini