nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Gelontorkan 1.800 Tabung

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2015 06:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 05 12 19 1148580 gas-elpiji-3-kg-langka-pertamina-gelontorkan-1-800-tabung-RTfkJujlJk.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) secara cepat mengatasi langkanya gas elpiji 3 kilogram (kg) di kota asal Presiden Joko Widodo (Jokowi), Solo. Langkanya gas elpiji 3 kg membuat lonjakan harga mencapai Rp20 ribu per tabung.

Vice President Corporate Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, pihaknya sudah melakukan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg. Setidaknya hampir 1.800 tabung gas elpiji 3 kg yang akan digelontorkan.

"Kita sudah lakukan operasi pasar di Solo. Ada 1.120 tabung tambahan untuk operasi pasar. Dan tambahan 700 tabung untuk Laweyan. Kita atasi kondisi di lapangan," ucap Wianda kepada Okezone di Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Wianda pun membantah, langkanya gas elpiji 3 kg dikarenakan stoknya dikurangi. Menurutnya, Pertamina pun sudah menyiapkan petugas untuk menyisir agen-agen yang nakal yang melakukan penimbunan gas elpiji 3 kg.

"Pertamina tidak mengurangi stok elpiji di Jawa Tengah lebih khusus Solo. Petugas Pertamina dapat melakukan pengecekan ke lapangan. Dan bila memang kurang dapat diatasi dengan operasi pasar," tukasnya.

Sebelumnya, Elpiji 3 kilogram (kg) kembali menghilang di Kota Solo. Bahkan, harga gas melon kini menembus Rp20.000 per tabung.

Salah satu warga Manahan, Banjarsari, Wardani, mengaku kesulitan mendapatkan gas melon selama beberapa hari terakhir. Dia terpaksa inden dengan cara meninggalkan tabung ke pengecer langganan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

“Kalau enggak titip tabung saya bisa tidak kebagian elpiji (gas melon). Soalnya Elpiji 3 kg saat ini lagi sulit dicari. Bahkan, saya beli kemarin harganya sudah Rp20.000 per Kg,” ujarnya di lokasi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini