nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Faisal Basri Sindir Urusan TPPI Tak Kelar-Kelar

Hendra Kusuma, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2015 16:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 05 26 19 1155534 faisal-basri-sindir-urusan-tppi-tak-kelar-kelar-TjmkcraEn7.jpg Faisal Basri Sindir Urusan TPPI Tak Kelar-Kelar (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan, program upgrading kilang milik pemerintah yang diharapkan mampu meningkatkan produksi menjadi 1,68 juta barel per hari (Bph) merupakan solusi yang aneh.

"Pertanyaannya apa ini solusinya? Aneh ya. Setiap masalah keluarnya proyek. Ini saat ini proyek RDMP, ongkosnya USD25 miliar. Apa hubungannya dengan kemandirian energi?" kata Faisal, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Faisal menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) memang perlu dibangun kilang, namun kebanyakan proyek kilang pemerintah berdiri sendiri tidak terintegrasi dengan industri yang membutuhkannya.

"Jadi mana ada yang untung kalau hanya bangun kilang. Melainkan harusnya terintegrasi dengan industri petrokimia. Saya dengar mau bangun refinery di Chandra Asri," tambahnya.

Menurut dia, lokasi yang terbaik untuk menjadikan kilang terintegrasi adalah di TPPI dan Bontang. Justru dirinya menyayangkan rencana PT Pertamina yang ingin membeli kilang di Malaysia.

"Kalau begini kita nggak akan selesaikan masalah bangsa. Jadi apa, melihat migas ya sebagai migas gitu. Tidak ada link ke mana-mana," ujar dia.

"Ini (TPPI) tanah Pertamina dan proyek Pertamina. Ini cakep banget, tapi enggak kelar-kelar. Nggak ada move ke arah sana. Ini bakal kekayaan kita yang paling berharga untuk bangun bangsa," tutupnya. (fsl)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini