nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daripada Asuransi, Marcell Pilih Deposito

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Senin 08 Juni 2015 06:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 06 05 457 1160823 daripada-asuransi-marcell-pilih-deposito-4eqr0NB44g.jpg Marcell Siahaan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Masyarakat Indonesia saat ini jauh lebih menyukai menyimpan dananya pada di bank seperti menabung maupun deposito dibandingkan dengan membuka polis asuransi khususnya asuransi jiwa.

Penyanyi Marcell Siahaan mengaku sejak dulu tidak percaya dengan yang namanya asuransi jiwa. Daripada membuka polis asuransi, Marcell lebih memilih menabung dengan membuat deposito.

Marcell mengatakan, kadang-kadang ada beberapa perusahaan asuransi yang lebih mengedepankan bonus dan hal-hal yang sifatnya dapat menarik perhatian orang banyak. Supaya orang tertarik membuka polis, tapi ketika meminta klaim susahnya setengah mati.

"Itu kan sebetulnya masalah di perusahaan-perusahaan asuransi, ketika kita dipaksa untuk menjadi pemegang polis dengan mudahnya mereka menawarkan bonus ini bonus itu, ketika kita sakit susahnya setengah mati. Banyak saja caranya bagaimana supaya klaim itu tidak diterima," ujar Marcell saat berkunjung ke Okezone belum lama ini.

Jadi, lanjut Marcell, hingga sejauh ini dirinya belum menemukan yang cocok untuk membuat asuransi. Selama ini, Marcell hanya membuat deposito aja.

"Saya memang dari dulu tidak terlalu percaya sama asuransi, biasa saja. Saya lebih percaya menabung dan bikin deposito," ucapnya.

Ketika dirinya kuliah di Fakultas Hukum (FH), dia belajar hukum asuransi dan Marcell tahu kelemahan perusahaan asuransi.

"Kalau memang perlu suatu saat akan dijalanin, tapi kalau sekarang kebetulan saya juga bekerjasama dengan financial planner khusus untuk investasi dan juga menjadi penasehat untuk memilih perusahaan asuransi seperti apa. Sejauh ini belum ada yang cocok," ungkapnya.

Selain itu, Marcell melakukan investasi di reksa dana. Walaupun sempat investasi emas, tapi akhirnya dicairkan terlebih dahulu karena ada kepentingan untuk renovasi rumah.

"Tapi yang reksa dana jalan terus. Reksa dana hanya pendidikan untuk anak-anak saya," tuturnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini