nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Akui Keuangan TPPI Tak Baik di 2008

Raisa Adila, Jurnalis · Senin 08 Juni 2015 21:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 06 08 20 1162222 sri-mulyani-akui-keuangan-tppi-tak-baik-di-2008-9297clbWsn.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) disebut dalam kondisi keuangan yang tidak baik pada 2008 silam. Padahal, pada tahun tersebut, TPPI dipercaya untuk mengelola kondensat yang dijual oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"Berdasarkan kajian memang menyebutkan PT TPPI dalam kondisi keuangan yang tidak baik," ujar Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (8/6/2015).

Usai pemeriksaan dirinya oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) sekira 10 jam di Kemenkeu, Sri memang membenarkan jika TPPI sedang dalam kondisi yang tidak baik. Untuk itu, pemerintah berusaha menyelamatkan TPPI dengan memberikan kondensat pada 21 Mei 2008.

"Ada rapat yang dilakukan Wakil Presiden JK (Jusuf Kalla) pada Mei 2008 yang secara jelas membahas mengenai Petro Kimia Tuban, dan di dalam pembahasan yang saya tidak hadir itu dibahas bagaimana menyelamatkan TPPI," ujar Sri.

Sri melanjutkan, TPPI dimiliki sebagian oleh negara, sama halnya dengan PT Pertamina dan SKK Migas. Oleh sebab itu, pihak Kementerian Keuangan perlu mengatur tata laksana transaksi antar unsur negara tersebut.

Seperti diketahui, TPPI dan SKK Migas terlibat kasus dugaan pencucian uang mengenai penjualan kondensat pada 2008 silam. Kasus tersebut merugikan negara hingga USD156 juta atau sekira Rp2 triliun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini