Ditanya Lifting, Sudirman Said Naik Pitam di DPR

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2015 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 11 19 1163797 ditanya-lifting-sudirman-said-naik-pitam-di-dpr-m65vz5N2en.jpg Ilustrasi Rapat di DPR. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said naik pitam pada beberapa anggota Komisi VII DPR-RI yang hadir dalam Rapat Kerja (raker) penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara RAPBN) untuk tahun 2016.

Pantauan Okezone, dalam rapat yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I DPR-RI, Kamis (11/6/2015) tersebut, Sudirman Said marah lantaran salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), disudutkan setelah tidak mampu memaparkan perkiraan target lifting migas untuk 2016.

Komisi VII pun menuding sistem yang dibuat pemerintah sudah rusak, karena para KKKS yang tidak mampu memaparkan target produksi 2016. Akibatnya, Sudirman Said pun bicara dengan nada yang cukup tinggi dan nyaris menggebrak meja, sehingga membuat Komisi VII terdiam. Pasalnya, dalam rapat ini memang bukan waktunya KKKS memaparkan target produksi.

"Bapak-bapak sekalian ruangan ini. Pembentuk batin rakyat kita, saya keberatan dibilang sistem rusak. Saya pegang kontrol. Saya keberatan sistemnya breakdown. Yang breakdown yang mana? Begitu bapak bilang breakdown, bangsa bilang breakdown," tegasnya.

Menurutnya, sebagai Menteri ESDM dia merupakan orang yang paling bertanggung jawab terhadap lifting migas yang diajukan oleh pemerintah untuk ditargetkan dalam RAPBN 2015. "Saya Menteri ESDM, ini angka saya, saya yang bertanggung jawab," pungkasnya.

Menteri ESDM, Sudirman Said, RAPBN 2016, Komisi VII, DPR RI, lifting migas,

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini