IMF Stop Negosiasi dengan Yunani

Sabtu 13 Juni 2015 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 12 213 1164647 imf-stop-negosiasi-dengan-yunani-EaNeWryX6p.jpg Foto : AWSJ

JAKARTA - Dana Moneter Internasional alias IMF mengaku telah menghentikan pembicaraan dengan Yunani soal dana talangan. Keputusan ini menandakan IMF mulai lelah karena tidak ada kemajuan yang tercapai. Padahal, kesepakatan dana talangan penting untuk menghindarkan pemerintahan Yunani dari pailit.

“Ada perbedaan besar antara kami di sebagian besar area kunci, [namun] belakangan ini belum ada kemajuan untuk mempersempit perbedaan itu,” kata juru bicara IMF Gerry Rice. “Bola kini di tangan Yunani.”

Tim IMF telah mundur dari meja perundingan di Brussels, ungkap Rice, meski lembaga peminjam itu bersedia membuka kembali negosiasi. Pembicaraan sudah mandek sejak beberapa hari terakhir, namun dengan mengumumkan keputusan itu, IMF memberikan tekanan kepada pemerintahan Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras untuk segera menyetujui paket bantuan baru.

Persyaratan paket baru tersebut memang melibatkan perombakan kebijakan pemerintah serta pemotongan anggaran belanja—langkah yang tidak populer di mata parlemen dan rakyat Yunani. Namun, alternatifnya adalah pemerintah Yunani menyatakan gagal bayar utang, hal yang berisiko menyulut kekacauan finansial.

Para tokoh politik Eropa masih berunding untuk mencoba menyelesaikan krisis ini. Bagaimanapun, langkah IMF menyiratkan bahwa perundingan telah mencapai tahap akhir yang krusial.

“Saya takut sebentar lagi akan ada pihak yang berkata, ‘tamat sudah.’ Kita tidak punya waktu lagi,” kata Donald Tusk, presiden Dewan Eropa, setelah bertemu dengan Tsipras Rabu kemarin.

Tusk sampai saat ini tidak melibatkan diri dalam negosiasi antara Yunani dan kreditornya, yang mencakup IMF dan negara-negara zona euro.

“Dalam pendapat saya, pemerintah Yunani mesti … sedikit lebih realistis,” ujarnya. “Tidak ada ruang untuk berjudi, tidak ada waktu untuk berjudi.”

Paket dana talangan Yunani dari zona euro senilai 245 miliar euro akan habis 30 Juni. Pada hari yang sama, utang Yunani sebesar 1,6 billion euro akan jatuh tempo. Tanpa paket bantuan baru, Athena tak akan mampu melunasi utang tersebut.

Ketika tenggat tinggal hitungan hari, masih ada perbedaan serius soal persyaratan perombakan kebijakan dan pemotongan anggaran. Tsipras berpendapat langkah seperti itu akan semakin membuat ekonomi Yunani terpuruk, namun pihak kreditor bersikukuh persyaratannya mesti diterapkan agar ekonomi Yunani kembali sehat.

Jika IMF pada akhirnya betul-betul mundur dari paket dana talangan, upaya Eropa menjaga Yunani tetap di zona euro akan menemui hambatan yang sangat berat. Kredibilitas dan keberlanjutan program dana talangan juga akan dipertanyakan.

Pemerintah Yunani masih berusaha mencari sisi positif.

“Kami terus bekerja sama, agar kami dapat mencapai kesepakatan yang bisa memastikan Yunan akan pulih, dengan kerekatan sosial serta [level] utang yang masih bisa dikelola,” papar Tsipras di Brussels. Ia menekankan bahwa beberapa kemajuan sudah tercapai, “terutama masalah anggaran dan pembiayaan.” (Oleh Ian Talley dan Gabriele Steinhauser)

Artikel ini pertama kali dipublikasikan di Wall Street Journal

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini