Samsung Diminta Tingkatkan Kandungan Produk Dalam Negeri Hingga 30%

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2015 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 16 320 1166183 samsung-diminta-tingkatkan-kandungan-produk-dalam-negeri-hingga-30-WooJlk3pJn.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Samsung Electronics Indonesia meresmikan pengoperasian pabrik perakitan telepon selulernya di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Cikarang memakan investasi senilai USD 23 juta .

Menteri Perindustrian Saleh Husin menuturkan meski baru dalam tahap perakitan, diharapkan ke depannya Samsung dapat meningkatkan skala produksinya dengan membangun pabrik komponennya di dalam negeri.

"Diharapkan akan terus berlanjut yang pada tahapan awal ini yaitu proses perakitan dalam bentuk Semi Knock Down (SKD), akan berlanjut dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) dan juga bentuk Surface Mount Technology (SMT)," ujar Saleh, di Pabrik Samsung, Cikarang, Selasa (16/6/2015).

Saat ini, Saleh menjelaskan, pabrik Samsung tersebut telah memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 20 persen. Namun pada 2017, diharapkan TKDN-nya sudah mencapai 30 persen.

"Ini telah memenuhi apa yang diinginkan dengan bangun pabriknya di Indonesia meski masih perakitan. Ke depan kita inginkan pada 2017 TKDN-nya 30 persen, untuk saat ini sampai 20 persen," ucapnya.

Menurut Saleh, peningkatan TKDN ini bisa dilakukan secara bertahap dengan menggandeng industri komponen ponsel di dalam negeri. Selain itu, Samsung juga membangun research and development (R&D) di Indonesia sehingga terjadi alih teknologi.

"Untuk R&D, ini masih perakitan tapi secara bertahap kita akan minta tingkat TKDN. Tahap keduanya kita minta percepat," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini