OJK Sebut Pencairan Asuransi Korban AirAsia Baru Rp20 M

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2015 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 18 457 1167348 ojk-sebut-pencairan-asuransi-korban-airasia-baru-rp20-m-bXovV7nAKP.jpg Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana asuransi korban AirAsia QZ8501 baru cair Rp20 miliar. Dengan penghitungan Rp1,25 miliar per satu orang, artinya baru 16 orang.

Padahal, jumlah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura yang jatuh pada akhir Desember 2014 sebanyak 162 orang. Masih ada 146 korban yang dana asuransinya belum cair.

"Setahu saya lebih kurang Rp20 miliar," papar Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Dumoly F Pardede kepada Okezone, Kamis (18/6/2015).

Jika pembayaran asuransi tersebut per satu penumpang mencapai Rp1,25 miliar, dana asuransi korban QZ 8501 mencapai Rp208,75 miliar. Artinya masih ada Rp188,75 miliar dana asuransi korban QZ 8501 yang belum dibayarkan.

Untuk itu, OJK mengaku akan terus memantau perusahaan asuransi terkait pembayaran klaim korban AirAsia QZ 8501. "Kita monitor ke perusahaan asuransi bahwa sesuai keterangan tertulis mereka sebagian klaim sudah bayar," tandasnya.

Perlu diketahui, lambatnya pembayaran dana asuransi korban AirAsia QZ8501 lantaran akta kematian yang tak kunjung selesai. Terkait hal tersebut, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melayangkan surat kepada Ketua Mahkamah Agung (MA) RI. Surat tersebut dimaksudkan untuk mempercepat penerbitan akta kematian korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini