Share

AS Terancam Resesi Ekonomi Tahun Ini

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 22 Juni 2015 05:29 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 19 213 1168242 as-terancam-resesi-ekonomi-tahun-ini-DnXdPKcN00.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pasar nampak sedikit lega setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed memutuskan untuk tidak menaikan suku bunga dalam waktu dekat. Namun pengamat The Gloom, Boom & Doom Marc Faber atau yang sering disapa Mr Doom mengatakan seharusnya kenaikan suku bunga tidak dikhawatirkan.

"Saya ragu mereka (Fed) akan meningkatkan bunga tahun ini, saya pikir suku bunga akan tetap di nol," kata Faber dikutip dari CNBC.

Menurutnya, ekonomi AS sedang tidak baik. Salah satu masalah yang dialami adalah harga barang dan biaya hidup yang meningkat. "Untuk sebagian rumah tangga, biaya hidup yang naik sangat substansial dan daya beli mereka jadi terbatas," katanya.

Selain itu, lanjut Faber, pendapatan pajak di AS, pajak perusahaan cenderung stagnan. Pajak individu yang naik juga berdampak buruk bagi perekonomian. Bahkan Faber meramalkan AS akan berada dalam masa resesi selama enam bulan.

Resesi secara teknis didefinisikan sebagai pertumbuhan ekonomi menurun dalam dua kuartal berturut-turut. Ini bukan kali pertama Feber mengeluarkan statment pesimis.

Kala itu, pada Oktober 2009, dia juga pernah melontarkan statment serupa. Di mana dia mengatakan ekonomi tidak terlalu baik. "Saya sudah punya pandangan negatif ini sejak beberapa waktu lalu," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini