Miliki Timah Terbesar di Dunia, Ekspor RI Kalah dari Malaysia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 22 Juni 2015 20:49 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 22 320 1169627 miliki-timah-terbesar-di-dunia-ekspor-ri-kalah-dari-malaysia-dM2JEC9QKq.jpg Ilustrasi: Reuters
JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara penghasil timah terbesar di dunia. Terlebih dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki di berbagai wilayah.

Namun, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyebut, walaupun dicap sebagai produsen timah terbesar di dunia, namun Indonesia tidak dapat memberikan pengaruh apa-apa. Hal ini dikarenakan banyak tambang timah ilegal yang hasilnya dinikmati negara lain.

"Banyak negara yang tidak punya tambang timah ekspor timah, tetangga kita ini. Yang tidak punya tambang tapi mengekspor timah, 20 ribu ton per tahun," tegas Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Sofyan menjelaskan, negara tetangga ini dapat menikmati timah dari Indonesia dikarenakan adanya dugaan praktek nakal. Untuk itu, kebocoran ini harus segera dihentikan.

"Dari mana timah itu? Diperkirakan timah kita yang bocor ke sana. Ini harus di stop," papar Sofyan.

Sofyan tidak mengetahui berapa besaran timah asal Indonesia yang diselundupkan ke negara tetangga ini. "Waduh kita enggak tahu. Tapi yang pasti tetangga kita yang enggak punya timah lagi, ekspor mereka begitu besar," tegasnya.

Dia menyebutkan, tetangga Indonesia ini bukan lain adalah Singapura dan Malaysia. "Iya. Gede ekspornya. kalau itu bisa kita stop. paling mudah caranya stop di laut dan di darat kita governancenya harus baik. Saya pikir bisa, yang penting kita tegakan hukum," kata Sofyan.

Kebocoran ini memang banyak sebab, pertama karena banyaknya tambang timah ilegal dari masyarakat setempat. Sofyan mengatakan, hal tersebut dapat diselesaikan dengan membuat perjanjian kerjasama antara masyarakat dengan pemilik kawasan tambang timah.

"Nah yang kedua adalah tambang timah rakyat. Selama ini kalau orang mengelola atas nama yang punya kawasan PT Timah Izin Usaha Pertambangan (IUP) ini yang harus diajak kerjasama dengan masyarakat dan rakyat. Itu dalam badan usaha milik desa atau dalam CV atau lain lain. Nanti kerjasama dengan BUMD. di supervisi oleh PT Timah, sehingga rakyat bisa mengelola timah, tapi menjual kepada PT Timah," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini