Share

Alasan Menkeu Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi

Danang Sugianto, Okezone · Kamis 02 Juli 2015 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 02 20 1175351 alasan-menkeu-turunkan-target-pertumbuhan-ekonomi-ttcTLLd5aQ.jpg Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Pemerintah kembali menurunkan target pertumbuhan ekonomi tahun ini, dari 5,4 persen menjadi 5,2 persen. Tentunya rasa pesimistis dari pemerintah mempunyai alasan tertentu.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, langkah pemerintah merevisi pertumbuhan ekonomi dikarenakan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Sehingga keadaan tersebut memaksa pemerintah memangkas target pertumbuhan ekonomi.

"Itu berdasarkan kondisi terakhir. IMF setiap triwulan juga merevisi PE dunia dan negara di Dunia. Wajar kalau kami merevisi. Dan kami memang mencari yang paling realistis untuk bisa dicapai," kata dia di Jakarta, Kamis (2/7/2015)

Meskipun begitu, menurutnya target tersebut masih terbilang tinggi. Hal itu didasari kisaran belanja modal yang paling tinggi mencapai 87-90 persen. Dengan belanja modal dari pemerintah ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Untuk sektor di inevestasi diperkirakan masih oke. Tapi kalau lihat lajunya di dunia global saat ini memang, agak sulit jalannya," kata Bambang.

Namun, Bambang mengakui, dirinya tidak menaruh harapan terhadap sektor perdagangan ekspor. Pasalnya harga komoditas saat ini kian terpuruk.

"Ekspor kita hopeless. Harga komoditas tidak akan naik kalau harga minyak tidak seperti sekarang. Itu saja," pungkasnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini