World Bank Kaget, Penyerapan Anggaran Belum Memuaskan

Raisa Adila, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2015 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 08 20 1178241 world-bank-kaget-penyerapan-anggaran-belum-memuaskan-2MxcsbAuX2.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Penyerapan anggaran modal pemerintah hingga saat ini terbilang belum memuaskan. Hal ini membuat pihak World Bank (Bank Dunia) khawatir dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya.

"Dalam sisi belanja ini adalah gambar penyerapan anggaran yang cukup mencengangkan. Anggaran modal ternyata tidak dapat dilaksanakan dengan baik," ungkap Chief Economist World Bank untuk Indonesia, Ndiame Diop di Energy Building, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Padahal, Ndiame mengatakan, saat ini sudah hampir setengah tahun berjalan. Sehingga, pihaknya khawatir belanja modal menjadi faktor utama penghambat pertumbuhan ekonomi.

Saat ini, penyerapan belanja modal pemerintah memang masih di bawah 50 persen. Hal ini membuat pertumbuhan perekonomian Indonesia melambat khususnya pada kuartal I-2015 sebesar 4,7 persen. World Bank sendiri memperoyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 secara year on year sama dengan pertumbuhan kuartal I.

Namun, Ndiame mengatakan, optimistis terhadap potensi pertumbuhan Indonesia dikarenakan beberapa kebijakan yang diterapkan. Kebijakan tersebut diantaranya, dihapusnya pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), serta kebijakan mengenai pajak pertambahan nilai (PPN).

"Mengenai reformasi fiskal ada sisi pendapatan yang kami lihat banyak kebijakan diadopsi contohnya mengenai pajak pertambahan nilai dan dihapuskannya PPnBM. Ini hal positif. Meyakinkan masyarakat ini sudah ada," ujar dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini