Share

Saat Lebaran, Beban Listrik DKI Jakarta & Tangerang Turun Drastis

Dhera Arizona Pratiwi, Okezone · Selasa 14 Juli 2015 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 14 19 1181954 saat-lebaran-beban-listrik-dki-jakarta-tangerang-turun-drastis-ZwbczcgxBF.jpg Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) menyatakan, beban puncak listrik pada saat Lebaran untuk wilayah DKI Jakarta akan berbeda bila dibandingkan dengan hari-hari biasanya.
 

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) Syamsul Huda mengatakan, beban puncak wilayah DKI Jakarta dan Tangerang pada saat Lebaran akan mengalami penurunan drastis. Pasalnya, banyak masyarakat yang melakukan mudik, kemudian industri juga turut mengurangi produksinya dan bahkan ada yang tutup pada saat Lebaran.

"Sehingga beban puncaknya beralih, tidak di siang hari lagi, tapi di malam hari. Khusus pada saat Lebaran. Ini turun drastis," ucapnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Dengan demikian, beban puncak malam hari diperkirakan sekira 3.108 MW. Kemudian siang harinya 2.448 MW.

Sehingga, dengan semakin mengecilnya beban puncak tersebut, pihaknya berkeyakinan, pasokan listrik tidak akan ada masalah.

"Karena jauh lebih kecil dibandingkan dengan pada saat kondisi normal, kami berkeyakinan bahwa suplai listrik tidak akan ada masalah. Sehingga, kesimpulannya aman pada saat Lebaran nanti," tegas dia.

Pada hari-hari biasa, di luar Lebaran, wilayah DKI Jakarta tergolong unik bila dibandingkan dengan wilayah lainnya. Pasalnya, beban puncak terjadi pada siang hari, bukannya malam hari.

"Tapi kalau untuk Jakarta dan Tangerang, karena industrinya cukup banyak dan dia bekerja 24 jam, itu beban puncak justru terjadi pada siang hari," jelasnya.

Oleh karenanya, beban puncak pada hari-hari biasa, siang harinya menjadi 6.986 MW kemudian beban malam menjadi 6.512 MW.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini