nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Akan Cermati Data Inflasi Pasca-Lebaran

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2015 06:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 21 278 1183619 rupiah-akan-cermati-data-inflasi-pasca-lebaran-VU6WyKCspz.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Antara)
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan sangat bergantung data inflasi usai Lebaran. Pasalnya, inflasi yang cenderung naik setelah Lebaran akan menjadi sentimen kuat yang bisa pengaruhi rupiah.

"Jadi kalau misalkan inflasinya 1 persen dampak Rupiah akan mengena, walaupun inflasi musiman tapi bagaimanapun yoy nya jadi tinggi, Dengan kondisi ini bisa saja Rupiah melemah," jelas Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, kepada Okezone, Rabu (22/7/2015).

Dia menuturkan, jika inflasi terkendali maka nilai tukar Rupiah juga akan terjaga. "Kalau inflasi terkendali dan BI Rate bisa ditahan saya rasa di Rp13.400 per USD," tukasnya.

Sekadar informasi, Badan Pusat Statistik mencatat adanya inflasi Juni 2015 sebesar 0,54 persen. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,14. Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juni) 2015 sebesar 0,96 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 7,26 persen.

Komponen inti pada Juni 2015 mengalami inflasi sebesar 0,26 persen; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juni) 2015 sebesar 1,99 persen; dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 5,04 persen.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini