nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI: Jangan Bandingkan Kondisi Rupiah dengan Krisis 1998

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2015 15:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 22 20 1183944 bi-jangan-bandingkan-kondisi-rupiah-dengan-krisis-1998-RrkkchksKR.jpg Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan kondisi rupiah saat ini tidak bisa dibandingkan dengan kondisi rupiah saat krisis 1998.

Pasalnya, saat itu Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami krisis. Pergolakan ekonomi juga dialami oleh Thailand, Korea dan Malaysia.

"Kenapa harus dibandingkan tahun 1998 kan beda situasinya," ungkapnya di Gedung BI, Rabu (22/7/2015).

Selain itu, pihaknya mengatakan tahun 1998 juga terjadi krisis politik dan fundamental ekonomi tidak begitu baik. Jika dibandingkan dengan kondisi sekarang, tentu berbeda.

Terlebih Indonesia sudah mulai memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan (current account defisit atau CAD).

"Sekarang beda CAD sudah kita turunkan, full year kita berhasil turunkan ke 2,95 persen, full year 2015 kita bisa di 2,5 persen atau di bawah 2.5 persen," tambahnya.

Sebagai informasi, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar rupiah saat ini telah berada di bawah Riil Effective Exchange Rate (REER) atau undervalue. Saat ini rupiah berada di level Rp13.300 per USD. Level tersebut tidak jauh beda dengan kondisi nilai tukar saat krisis 1998.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini