nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Undervalue, BI Siap Intervensi

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2015 14:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 07 22 278 1183917 rupiah-undervalue-bi-siap-intervensi-3fyQdUV03W.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan selalu ada di pasar dan siap melakukan intervensi terhadap nilai tukar Rupiah. Terlebih lagi nilai tukar rupiah saat ini telah berada di bawah Riil Effective Exchange Rate (REER) atau undervalue.

 

"Iya, BI akan selalu ada di pasar, apalagi rupiah menurut BI sudah undervalue," ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Gedung BI, Rabu (22/7/2015).

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun defisit neraca transaksi berjalan (current account defisit atau CAD) membaik, masih ada tekanan penguatan dolar Amerika yang terjadi di seluruh dunia.

"Penguatan dolar kan bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia, terhadap semua mata uang jadi investor istilahnya belum meng-recognize perbaikan CAD yang sudah sehat kembali," paparnya.

Dia menyatakan rupiah sudah undervalue sejak tahun 2013. Undervalue mulai terjadi sejak tekanan tapering-off dari kebijakan quantitative easing yang dilakukan Federal Reserve AS.

"Sudah lama lah ya, memang (rupiah) selalu undervalue sejak tekanan tapering di 2013," ujar Mirza.

"Sekarang investor obligasi kan sdh masuk lagi, sudah berani, cuma pasar saham saja yang masih wait and see," tukasnya

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini