nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Babak Belur, Gubernur BI: The Fed Rate Semakin Yakin Naik

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 27 Juli 2015 12:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 07 27 20 1185924 rupiah-babak-belur-gubernur-bi-the-fed-rate-semakin-yakin-naik-fbkOtowTOv.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka kembali melemah. Rupiah pagi ini bergerak melemah ke Rp13.455 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan kondisi eksternal masih menjadi faktor utama melemahnya nilai tukar rupiah. Terutama kondisi ekonomi AS yang tengah mengalami perbaikan.

"Memang ada kondisi eksternal yang pengaruhi, yang utama adalah ekonomi AS terus mengalami perbaikan, walaupun perbaikan enggak seperti yang diprediksi tapi terus menunjukkan perbaikan," ungkapnya saat ditemui di Gedung OJK, Senin (27/7/2015).

Selain itu, lanjutnya, perbaikan jumlah pengangguran di AS juga menjadi sentimen positif bagi ekonomi AS. Ditambah lagi dengan statement tinggi Bank Sentral The Fed yang optimis meningkatkan suku bunga atau Fed Fund Rate.

"Pimpinan The Fed sudah semakin optimistis bahwa Fed Rate akan meningkat, jadi hal itu yang terjadi dan berdampak ke seluruh ekonomi dunia, dan kondisi ini membuat USD menguat dan mata uang negara lain terpengaruh," tambahnya.

Sebagai informasi, mengutip Bloomberg Dollar Index, Senin (27/7/2015), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) bergerak langsung melemah 8,5 poin atau 0,06 persen ke Rp13.355 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp12.447 per USD.

Pada pembukaannya, tercatat di level Rp13.461 per USD. Dengan pergerakan harian di kisaran Rp13.433-Rp13.465 per USD.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini