Strategi Survive di Jakarta dengan Rp150 Ribu per Minggu

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 24 Agustus 2015 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 21 320 1200362 strategi-survive-di-jakarta-dengan-rp150-ribu-per-minggu-riwWTbwHm1.jpg Ilustrasi: Shutterstock
JAKARTA – Jakarta menjadi kota pilihan para pendatang, namun ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan saat pindah ke Ibu Kota, salah satunya biaya hidup.

Perencana keuangan Andi Nugroho mengatakan, Rp150 ribu-Rp200 ribu bisa cukup untuk bertahan hidup selama seminggu, namun harus ada kebutuhan yang dikorbankan di luar pendapatan tetap bulanan alias gaji.

“Namun demikian, pastinya ada hal yang harus dikorbankan, namanya kadang kita enggak bisa mengatur hal-hal di luar kontrol kita," ucapnya kepada Okezone belum lama ini.

Dia menjelaskan, biaya hidup Rp150 ribu-Rp200 ribu per minggu dapat dikontrol dengan menyiasati dengan cara mengurangi pengeluaran kebutuhan sehari-hari.

“Misalnya, kebutuhan banyak, pemasukan segini-segini saja, maka harus ada yang dikorbankan. Misalnya, hitungan Rp15 ribu makan di warteg, teman-teman ada yang makannya hanya sayur. Bagaimana caranya diirit, pasti ada yang harus dikorbankan," terang dia.

Bila tidak ada alternatif lain, kata dia, langkah-langkah yang harus dijalankan adalah dengan cara mengurangi kebutuhan tidak penting dengan mengorbankan kebutuhan pribadi lainnya. Namun demikian, alternatif terakhir dapat disiasati dengan harus menambah penghasilan.

“Dapat kita siasati dengan kerja sampingan atau sambilan,” pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini