32 Daerah Dapat Hibah Aset Negara Rp141,7 Miliar

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2015 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 27 320 1203594 32-daerah-dapat-hibah-aset-negara-rp141-7-miliar-GqvQiNvmJX.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghibahkan aset Barang Milik Negara (BMN) dalam bidang infrastruktur permukiman kepada 32 pemerintah kabupaten dan kota dengan total sset senilai Rp141,7 miliar.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjoyono mengatakan, BMN yang dihibahkan tersebut antara lain berbentuk rumah susun sederhana sewa (rusunawa), instalasi pengolahan sampah instalasi pengolahan air permukaan kapasitas sedan dan kecil, jaringan induk distribusi, jaringan pipa distribusi, jalan desa, peralatan dan mesin serta prasarana dan sarana dasar ruang terbuka hijau (RTH).

"Dengan diserahkannya aset BMN kepada pemerintah kabupaten atau kota ini diharapkan akan lebih mudah dalam pemeliharaan dan pengelolaannya," ujarnya di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Dia menjelaskan, hibah merupakan bentuk pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, tanpa memperoleh penggantian yang dilaksanakan dengan pertimbangan untuk kepentingan sosial, budaya, keagamaan, kemanusiaan, pendidikan yang bersifat non komersial, dan penyelenggaraan pemerintahan negara atau daerah serta memenuhi kebutuhan dasar permukiman bagi masyarakat.

Di sektor pengembangan air minum, aset yang diserahterimakan senilai Rp50,1 miliar kepada 12 pemerintah kabupaten antara lain Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Simeuleu, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Lubuk Linggau.

Untuk sektor pengembangan penyehatan lingkungan permukiman (PPLP), aset senilai Rp38,2 miliar dihibahkan kepada tujuh kabupaten/kota antara lain, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Pinrang, Kota Subulussalam, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kota Sabang.

Di sektor pengembangan kawasan permukiman, asetnya senilai Rp29,5 miliar berupa rusunawa yang di hibahkan kepada pemerintah Kabupaten Jepara dan Kota Kupang, dan jalan desa kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Blora.

Terakhir, di sektor penataan bangunan dan lingkungan, Kementerian PUPR menghibahkan aset senilai Rp23,8 miliar kepada 10 kota/kabupaten antara lain, Kabupaten Bintan, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Karawang, Kabupaten Nabire, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Pariaman.

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Andreas Suhono berharap, dengan dihibahkannya BMN di bidang infrastruktur permukiman ini, pemerintah kabupaten/kota menjalankan kewajibannya untuk mencatat BMN tersebut sebagai aset barang milik daerah (BMD) serta memelihara dan mengoperasikan barang hibah tersebut, termasuk melakukan perawatan dengan biaya APBD serta dana dari masyarakat.

"Kita bersama-sama menjaga dan memelihara aset yang telah dibangun demi kebaikan dan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat," tandas Andreas.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini