Ekonomi Indonesia Belum Krisis, Baru Kritis

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2015 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 29 20 1204548 ekonomi-indonesia-belum-krisis-baru-kritis-ODK11DsEY6.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perekonomian Indonesia yang terus melambat sejak kuartal II-2015, membuat banyak kalangan menilai Indonesia berada di ujung krisis. Apa benar?

Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengatakan, suatu negara dikatakan krisis atau menurun perekonomiannya selama dua tahun berturut-turut.

"Indikator itu (krisis) sudah sangat dekat dengan ekonomi saat ini. Dari penurunan ekonomi 2014 tumbuh 5,1 persen. Tahu 2015 yang tadinya optimistis ternyata hanya 4,7 persen. Kalau dari Indonesia ini, apa yang dikhawatirkan memang sudah harus terjadi warning betul," ujarnya dalam Talkshow Polemik Sindo Trijaya, “Paket Mujarab Anti Lesu” di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (29/8/2015).

Menurutnya, apakah Indonesia sekarang ini krisis atau belum, Indef sempat melakukan kajian untuk lebih memilih gambarkan ekonomi dalam kondisi kritis.

"Bisa diterjemahkan begitu. Kritis, kalau sakit sudah kritis memerlukan penanganan yang betul-betul insentif dan kongkrit," jelas dia.

Enny melanjutkan, bila kondisi kritis ini dibiarkan, akan terjadi krisis. "Kita enggak inginkan itu," pungkasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini