Cara Menkeu Lancarkan Serapan Anggaran

Prabawati Sriningrum , Jurnalis · Senin 31 Agustus 2015 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 31 20 1205825 cara-menkeu-lancarkan-serapan-anggaran-kyCnWhpdmz.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah yang masih mendiskusikan pembuatan Instruksi Presiden (Inpres) antikriminalisasi pejabat, yang diyakini mampu mendorong penyerapan penggunaan anggaran negara. Di tengah para pejabat daerah yang belum maksimal mempergunakan anggaran, lantaran takut terindikasi terkena kasus korupsi.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, kebijakan itu harus disosialisasikan terlebih dahulu ke penegak hukum. Terlebih, kebijakan tersebut bukan ditetapkan sebagai Peraturan Presiden (Perpres) melainkan Inpres.

"Karena kebijakannya berupa instruksi jadi mungkin masih perlu disosialisasikan ke seluruh aparat penegak hukum. Itu mungkin harus dicek dulu, " tutur Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Bambang menjelaskan, banyaknya anggaran belum terserap secara maksimal dikarenakan faktor ketakutan dari para pejabat daerah terhadap kasus korupsi. Oleh karena itu, adanya Inpres ini diharapkan pemerintah daerah akan menyerap anggaran lebih cepat dan maksimal.

"Kalau serapannya tahun ini tidak bagus atau masih banyak dana idle maka ada kemungkinan pencairan dana perimbangan di 2016 akan ada pembatasan atau dituker ke dalam bentuk Surat Berharga Negara. Nanti akan disampaikan di UU APBN 2016, " tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini