Share

Rontoknya Ringgit Malaysia Diharap Tak Menular ke RI

Raisa Adila, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2015 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 31 278 1205804 rontoknya-ringgit-malaysia-diharap-tak-menular-ke-ri-JEjfg6fVvB.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Rontoknya mata uang ringgit Malaysia disebut tidak akan menular ke Indonesia. Sebab, market sudah memprediksi melemahnya ringgit.

Ekonom Standard Chartered Bank Eric Sugandi mengaku, dampak menularnya kerontokan ringgit Malaysia saat ini lebih terbatas. Hal itu berbeda saat mata uang Thailand, baht yang melemah pada 1997 lalu.

"Karena market sudah price-in. Tidak seperti ketika Thai baht kena waktu 1997. Apalagi Rupiah sudah depresiasi cukup dalam," ujar Eric di Gedung Dhanapala, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara menyatakan, pelemahan ringgit hanya berpengaruh jika Indonesia melakukan ekspor ke negara tersebut. Sebab, dengan melemahnya mata uang Malaysia, berarti meningkatkan daya saing untuk komoditasnya.

"Dalam artinya melemah itu kan berarti komoditas Malaysia akan punya daya saing lebih kuat. Tergantung ekspor komoditas yang diandalkan harus kuat. Tadinya satu ringgit, dolarnya tiga sekarang empat. Kalau kita ekspor ke Malaysia akan kena," tandas dia.

Seperti yang diketahui, ringgit Malaysia memang melemah cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan, kerontokan ringgit disebut lebih dalam dibanding Indonesia.

Hal ini diakibatkan dari efek penguatan dolar terhadap mata uang seluruh dunia. Selain itu, unsur politis yaitu dugaan korupsi Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak juga menjadi faktor kerontokan ringgit.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini