Perbedaan Orang Sukses dan Gagal

Raisa Adila, Jurnalis · Jum'at 04 September 2015 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 03 457 1207890 perbedaan-orang-sukses-dan-gagal-kIzzUKPE07.jpg Ilustrasi perencanaan keuangan. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Mengapa di sekeliling kita terdapat orang-orang sukses dan juga tidak sukses? Jawaban yang paling utama adalah adanya perbedaan sikap mental keduanya saat menjalani kehidupan.

Penulis dan Kepala Eksekutif Likeable Local, Dave Kerpen, menerima kartu pos yang menggambarkan ciri-ciri dan perilaku orang-orang sukses dan orang yang tidak sukses dari sesama anggota Organisasi Pengusaha, Andy Bailey yang juga menjabat sebagai Kepala Eksekutif Petra Coach.

Dalam, kartu pos tersebut, ditunjukkan banyaknya perbedaan mendasar antara orang sukses dan orang yang gagal. Lantas, apa saja perbedaan dasar tersebut?

Berikut adalah sejumlah perbedaan besar antara orang sukses dan orang tidak sukses seperti dilansir Business Insider, Jumat (4/9/2015).

Orang sukses merangkul perubahan, sementara orang gagal takut dengan perubahan. Hidup adalah semua tentang perubahan. Dengan pergerakan dunia dan teknologi yang cepat, merangkul perubahan mampu membuat seseorang mudah beradaptasi.

Namun, tidak semua orang berani menghadapi perubahan. Orang gagal biasanya merasa terlalu nyaman dengan posisinya, hingga melakukan berbagai cara untuk membendung perubahan. Akan tetapi, melakukan hal tersebut akan membuat orang tersisih dari kehidupan.

Orang sukses membicarakan ide-ide, sementara orang gagal membicarakan orang lain. Alih-alih bergosip tentang orang-orang, orang yang sukses biasanya mendiskusikan ide-ide. Berbagi ide dengan orang lain akan membuat mereka lebih baik.

Orang sukses mau bertanggung jawab atas kegagalannya, sementara orang gagal menyalahkan orang lain. Pemimpin yang sukses dan pengusaha mengalami kedua pasang surut dalam hidup dan karier mereka.

Tapi mereka selalu menerima tanggung jawab atas kegagalan mereka. Tindakan menyalahkan orang, akan membuat orang tersebut terpuruk dan tentunya itu bukan sesuatu hal yang baik.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini