nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aturan Penjualan Minuman Keras Dikembalikan ke Pemda

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 18 September 2015 15:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 09 18 320 1216728 aturan-penjualan-minuman-keras-dikembalikan-ke-pemda-7asAeu7Xox.jpg Ilustrasi: Reuters
JAKARTA - Kementerian Perdagangan bakal mengubah 32 aturan seperti yang tercantum dalam paket kebijakan yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 9 September lalu.

Salah satu aturan yang akan ditinjau kembali adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 tahun 2015 tentang ‎Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, yang merupakan perubahan dari Permendag Nomor 20 tahun 2014. Nantinya, pemerintah bakal menyerahkan kewenangan penjualan minuman beralkohol (minol) ke pemerintah daerah (pemda).

"Minol jadi sebetulnya kalau kita pahami dulu bahwa deregulasi birokratisasi dalam rangka meningkatkan daya saing dan mendorong perdagangan dan beberapa hal mendorong sektor riil terus melaju," papar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Srie Agustina di kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Srie menjelaskan, salah satu permintaan dalam paket kebijakan Jokowi adalah bagaimana untuk penetapan pengaturan lokasi minol yang diperdagangkan adalah dijual eceran atau diminum langsung itu dikembalikan pada Pemda.

"Itu usulan di rakortas," sebutnya.

Pihaknya mengaku tengah mempelajari kembali Peraturan Presiden Nomor 74 tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, serta Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 tahun 2015 tentang ‎Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, yang merupakan perubahan dari Permendag Nomor 20 tahun 2014.

Namun sebenarnya, Srie bilang, dalam Permendag Nomor 20 tahun 2014 aturan mengenai penjualan minol secara eceran di toko sudah diserahkan kepada pemerintah daerah. Tepatnya, aturan tersebut ada pada Pasal 14 yang menyatakan bahwa penjualan langsung di bar, hotel ataupun restoran ditetapkan pemda.

"Kemudian Permendag 06 melarang (penjualan) di minimarket. Pasal yang diubah di minimarket. Kita tegaskan ke Pemda bahwa ada tempat tertentu menjual di tempat yang ditetapkan pemda," kata Srie lagi.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini