Ekonomi Slowdown, Pertimbangkan untuk Tutup Kartu Kredit

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Rabu 30 September 2015 06:48 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 29 457 1223111 ekonomi-slowdown-pertimbangkan-untuk-tutup-kartu-kredit-5KJ0FUwZMb.jpg Ilustrasi: Shutterstock
JAKARTA - Menggunakan kartu kredit memang bisa menjadi keuntungan bagi sebagian orang. Namun, bila dilihat dari sisi lain, kartu kredit bisa menjadi sebuah masalah yang bisa berujung terlilit utang.

Tapi, siapa sangka banyak yang menggunakan kartu kredit untuk menggali dan menutup lubang kebutuhan hidup. Meski demikian, dengan adanya perlambatan ekonomi ini, maka sebaiknya kartu kredit harus ditutup untuk sementara hingga kondisi perekonomian membaik.

Perencana Keuangan, Freddy Pieloor, mengatakan bahwa kartu kredit seharusnya ditutup jika ada perlambatan ekonomi. Sebab, tingkat suku bunga yang tinggi pada kartu kredit tentu kerap menyulitkan untuk membayar tagihan kartu kredit.

Pasalnya, setiap melakukan transaksi melalui kartu kredit, biasanya akan dikenakan biaya administrasi. "Karena ada biaya tahunan, kena denda dan biaya administrasi," ujar Freddy, saat dihubungi Okezone, kemarin.

Oleh karena itu, di tengah perlambatan ekonomi seperti ini, masyarakat dihimbau untuk melakukan latihan untuk tidak menggunakan kartu kredit selama kurun waktu satu tahun.

"Jadi, perlu ekstra kerja keras untuk sementara. Lebih baik melakukan transaksi seperti biasa atau cash, kalau kita bisa bertransaksi lebih nyaman kenapa tidak," ucapnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini