Cegah Kartel, Susi Buat Batas Harga Minimum Rumput Laut

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2015 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 09 320 1229097 cegah-kartel-susi-buat-batas-harga-minimum-rumput-laut-3CPDKeZiYa.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Menindaklanjuti pemberitaan mengenai turunnya harga rumput laut di masyarakat, pada tanggal 7 Oktober 2015, pemerintah dan asosiasi telah melakukan rapat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan beberapa hasil dari rapat tersebut, salah satunya adalah penetapan batas bawah harga beli rumput laut di petani.

Susi menjelaskan, pemerintah bersama seluruh asosiasi rumput laut sepakat bahwa para pembudidaya rumput laut harus mendapatkan manfaat ekonomi.

Rapat tersebut menyepakati ,pembelian jenis rumput laut Glacilaria sp. akan dilakukan dengan harga minimal Rp6.000 per kg dengan kadar air 18 persen, dan jenis Eucheuma cottonii Rp8.000 per kg dengan kadar air 36-38 persen, dan kotoran 3 persen berlaku untuk kedua jenis rumput laut tersebut.

"Ini kesepakatan, dolar ini tinggi, kasihlah Rp7 ribu sama Rp9 ribu, yang bayar segitu buka pabrik saya yang resmikan," kata Susi di kantornya, Jumat (10/9/2015).

Susi mengatakan, pembuatan batas bawah harga ini dilakukan untuk melindungi petani dari permainan (kartel) harga.

"Kita sekarang ini makanya bikin ketentuan harga floor price, enggak boleh kurang dari itu, ini dirjen dan asosiasi harus bikin reward dan punishmentnya," imbuhnya.

Kesepakatan lain dalam rapat, pemerintah dalam hal ini KKP bersama kementerian/lembaga terkait akan memanfaatkan sistem resi gudang Kementerian Perdagangan sebagai salah satu instrumen penyangga harga produk rumput laut masyarakat.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini