nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemarau, Sumatera Adakan Pemadaman Listrik Bergilir

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2015 11:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 10 23 19 1236764 kemarau-sumatera-adakan-pemadaman-listrik-bergilir-7JJhIj6w4r.jpg Ilustrasi listrik. (Foto: Setkab)
BENGKULU - General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu (SSJB), Budi Pangestu, mengatakan musim kemarau panjang sejak beberapa bulan terakhir, membuat sejumlah turbin pembangkit listrik tidak bisa beroperasi. Dampaknya, suplai listrik dari hasil pembangkit listrik di pulau Sumatera berkurang 1.000 megawatt.

Menurutnya, pembangkit listrik di pulau Sumatera tidak bisa memproduksi listrik mencapai 604 megawatt. Pasalnya, 419 megawatt dipergunakan untuk pemeliharaan pembangkit sehingga belum bisa dioperasikan. Karenanya, PLN akan mengadakan pemadaman bergilir di pulau Sumatera, dan berakhir hingga November mendatang, saat masuk musim penghujan.

"Total beban puncak kebutuhan listrik di pulau Sumatera mencapai 4.798 megawatt, sedangkan listrik yang bisa diproduksi PLN hanya 4.540 megawatt," kata Budi, Jumat (23/10/2015).

Dia menambahkan, bukan hanya pembangkit listrik bertenaga air yang mengalami penurunan produksi. Namun, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Provinsi Jambi ikut mengalami hal yang sama.

Selain itu, normalnya per hari PLTU memproduksi 30 megawatt. Namun, saat ini hanya 9 megawatt. Kondisi itu, jelas dia, disebabkan karena asap sehingga kemampuan mesin pembangkit menurun.

"Semoga saja di Pulau Sumatera segera turun hujan sehingga produksi listrik kembali normal, dan masyarakat sebagai konsumen tidak lagi merasakan dampak pemadaman bergilir," jelas Budi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini