nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Salah Satu Proyek Pembangkit Listrik 35.000 Mw Siap Dibangun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2015 17:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 10 24 19 1237409 salah-satu-proyek-pembangkit-listrik-35-000-mw-siap-dibangun-5nW8KTJspw.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bertambah lagi proyek pembangkit bagian dari program 35.000 Megawatt (mw) yang siap dibangun. Kali ini, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-1 atau lebih dikenal sebagai PLTU Cirebon Ekspansi kapasitas 1 x 1.000 mw siap dibangun.

Kepastian pembangunan diperoleh setelah ditandatanganinya dokumen perjanjian jual beli tenaga listrik/Power Purchase Agreement (PPA) antara PLN dengan kontraktor pembangunan pembangkit, yakni Konsorsium Marubeni Corporation, PT Indika Energy Tbk, Samtan Co. Ltd, Korea Midland Power Co. Ltd, dan Chubu Electric Power Co. Inc. Konsorsium ini merupakan pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir dengan Presiden Direktur Cirebon Energy Prasarana Heru Dewanto mewakili konsorsium.

“Harapan kami mudah-mudahan dengan apa yang baru saja kita tanda tangani bersama merupakan awal untuk kita. kalau boleh, istilah kami melakukan percepatan. Oleh karena itu kerjasama ini semoga membawa hasil positif dan kami berharap proyek ini akan membawa hasil yang lebih baik,” ujar Sofyan seperti dikutip dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (24/10/2015).

PLTU Cirebon Ekspansi 1×1.000 mw ini akan dibangun di Desa Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dengan masa pembangunan konstruksi selama 51 bulan. Ditargetkan pembangkit ini dapat beroperasi secara komersial (COD) pada semester I tahun 2020. Namun karena lahan sudah dibebaskan berkat kerja sama yang baik dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan maka diindikasikan pembangunan bisa lebih cepat.

Kapasitas pembangkit ekspansi ini lebih besar dari unit yang sudah ada saat ini, PLTU Cirebon 1 x 660 mw. Pembangunan unit baru bernilai investasi Rp26 triliun ini menggunakan teknologi ultra super critical boiler, dan diklaim lebih ramah lingkungan maupun hemat bahan bakar.

Dalam satu tahun, PLTU Cirebon Ekspansi diperkirakan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 6,9 Tera Watt hour (TWh). Listrik yang dihasilkan akan disalurkan melalui Gardu Induk (GI) 500 kilo Volt Mandirancan.

“Kami semua akan berusaha semaksimal mungkin. Kita akan belajar dari keberhasilan dan tantangan-tantangan yang ada di Cirebon Tahap Pertama yang sudah kami operasikan dengan baik hingga saat ini. Saya mengucapkan terima kasih dan mohon dukungan, serta bantuan dari PLN agar impian kita ini bisa terlaksana dengan baik. Dan akhirnya bisa menyuplai tenaga listrik yang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia,“ tambah Heru.

Seperti yang diketahui, pemerintah Indonesia pada 4 Mei 2015 lalu meluncurkan Program 35.000 mw. Dari program ini, 10.000 mw atau 35 proyek akan dikerjakan oleh PLN dan 25.000 mw atau 74 proyek mengundang pihak swasta.

Beberapa proyek bagian program 35.000 mw yang siap dibangun di antaranya PLTU Lontar Ekpansi (1x315 mw), PLTGU Grati Ekspansi 450 mw, dan PLTU Cilacap 1.000 mw.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini