nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kontrak Pertama Freeport Ditandatangani Soeharto

Hendra Kusuma, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2015 16:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 10 25 19 1237826 kontrak-pertama-freeport-ditandatangani-soeharto-Ldt1WLa0O2.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA – Perpanjang kontrak karya PT Freeport Indonesia menjadi polemik tersendiri. Kontrak Freeport sendiri akan habis pada 2021.

Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia Riza Pratama menyebutkan, Freeport Indonesia sendiri menjadi perusahaan asing pertama yang masuk ke Papua di saat perekonomian Indonesia tidak stabil bahkan cenderung buruk.

"Pada waktu itu tidak ada perusahaan lain yang masuk ke Indonesia,” jelas dia di Jakarta, Minggu (25/10/2015).

Saat itu, dia menuturkan, perekonomian nasional sangat kacau. Salah satunya adalah inflasi yang mencapai 600-700 persen. Otomatis, pembangunan infrastruktur terhenti saat itu.

 Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport

“Pada waktu itu, Freeport berani mengambil risiko tinggi dengan capital yang besar, dengan itu kita menandatangi kontrak karya pertama, masuknya Freeport menjadi PMA pertama, Pak Soeharto yang menandatangani,” sebut dia.

Setelah itu, barulah masuk perusahaan lain. Termasuk sejumlah perusahaan minyak asing. “Mereka nilai sudah aman Indonesia karena banyak negara AS yang masuk," tambahnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini