nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Divestasi Saham Freeport, Pemerintah Disarankan Bentuk BUMN Baru

Hendra Kusuma, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2015 16:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 25 19 1237841 divestasi-saham-freeport-pemerintah-disarankan-bentuk-bumn-baru-BZXBa4rTea.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Pemerintah diharapkan membentuk BUMN baru untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia yang sampai 2019 sebesar 30 persen.

"Saham yang dijual harus dikelola oleh pemerintah melalui BUMN, kalau perlu BUMN yang baru di bentuk," kata Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara di Restoran Nyonya Dua Cikini, Jakarta, Minggu (25/10/2015).

Marwan menyebutkan, pemerintah sendiri melalui Kementerian BUMN menyarankan PT Antam (Persero) Tbk dan PT Inalum (Persero) untuk mengambilalih divestasi saham Freeport Indonesia yang pada 2015 sebesar 10 persen.

"Kalau Antam sudah go public, kalau baru itu sahamnya milik negara, supaya sejak ada proses divestasi 20 persen pemerintah harus ambil, tidak ada IPO," tambahnya.

Tidak hanya itu, dia juga meminta pemerintah untuk menjadi pemegang saham mayoritas di Freeport Indonesia yang selambat-lambatnya pada 2021 atau saat batas kontrak karya Freeport di Indonesia.

"Royalti minimal 6-7 persen agar kita mendapatkan porsi yang lebih banyak, sehingga bottom line penerimaan negara lebih besar, karena kalau sekarang itu masih dikenakan bea keluar, tapi kalau smelter sudah selesai maka bebas bea keluar," tutupnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini