nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri BUMN Sedih, Jokowi Singgung Tidak Akurnya PGN-Pertagas

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2015 11:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 10 26 19 1238143 menteri-bumn-sedih-jokowi-singgung-tidak-akurnya-pgn-pertagas-Ikt3fRWQzq.jpg Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta agar sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat ditingkatkan. Sinergi BUMN ini sudah berjalan cukup baik selama satu tahun pemerintahan Jokowi-JK yang mendukung program pembangunan nasional.

Namun, tidak semua sinergi BUMN berlangsung baik. Hal ini lah yang menyebabkan Menteri BUMN Rini Soermarno sedih. Rini mencatat, ada dua BUMN yang masih belum 'akur' dan perlu diperbaiki agar 'akur'

"PT PGN salah satu yang bikin sedih, karena sinergi PGN dengan Pertagas tidak lancar, terutama terkait pipa-pipa," tegas Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Pertagas merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero). Pertagas dan PGN memang mempunyai lini bisnis yang sama, yakni menyalurkan gas, baik untuk industri maupun rumah tangga. Masalah kedua BUMN ini adalah mengenai rencana akuisisi maupun penggabungan agar fokus pada BUMN gas.

Rini menambahkan, belum 'akur'nya PGN dengan Pertagas soal sinergi BUMN pun menjadi perhatian Presiden Jokowi. Untuk itu, masalah-masalah tersebut harus segera diselesaikan agar BUMN menjadi kuat dengan sinergi.

"PGN dan Pertagas ini belum berjalan lancar, mengenai pipa-pipa, kemarin Presiden singgung kita semua, masih kurang sinergi di perpipaan. Tolong ke depan lebih disinergikan," papar Rini.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini