nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahun Depan, Pertamina Targetkan Bangun 500 Outlet Service Point BOM

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2015 15:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 10 26 19 1238262 tahun-depan-pertamina-targetkan-bangun-500-outlet-service-point-bom-ch6M2Vp6kA.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pertamina menargetkan untuk membangun 500 outlet service points Bright Oli Mart Modular dan Bengkel Enduro Express (BEE) dalam kurun waktu 2015-2019.

Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants Andria Nusa mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menargetkan untuk membangun 100 outlet service points Bright Oli Mart Modular dan BEE. Sedangkan untuk tahun depan, pihaknya menargetkan untuk membangun 500 outlet tersebut.

"Target tahun ini 100 dan tahun depan 500 outlet service points. Untuk tahun ini, outlet service points Bright Oli Mart Modular 10 outlet dan 90 outlet BEE khusus motor. Sedangkan untuk tahun depan, 50 outlet untuk Bright Oli Mart Modular dan selebihnya untuk BEE," ujar Andria, di Jakarta, Senin (26/10/2015).

Kemudian, lanjut Andria, kerjasama ini diprioritaskan untuk SPBU COCO yang sudah ada sekira 113. Dari ke-113 SPBU tersebut, semuanya dibangun outlet service points Bright Oli Mart Modular atau paling tidak jika tempatnya (SPBU) kecil, kemungkinan akan dibangun BEE.

"Untuk sistem kerjasamanya, bagi swasta (SPBU DODO) yang mau operasikan, kami terbuka bagi semua pihak yang mau kerjasama dengan kami. Mengenai investasi, Bright Oli Mart Modular bervariasi antara Rp120-Rp150 juta. Kemudian BEE antara Rp30-Rp50 juta tidak termasuk kompresor, melainkan dari enduronya saja," ucapnya.

Selain itu, untuk keunggulannya, yaitu one stop service. Sambil mengisi bensin, masyarakat bisa menggantikan olinya dengan disediakan fasilitas ruang tunggu yang nyaman, yang dilengkapi dengan air conditioner (AC), televisi, dan makanan.

"Sebagai pemimpin pasar di Indonesia, produk kita terkenal dengan kualitasnya. Selain menerima pelayanan yang baik, kita prioritaskan produk yang baik," ungkapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini