nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Revaluasi Aset, Sofyan Basir Minta Doa Aset PLN Tembus Rp1.000 T

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2015 15:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 26 19 1238315 revaluasi-aset-sofyan-basir-minta-doa-aset-pln-tembus-rp1-000-t-a8XPNfCk0J.jpg Direktur PLN Sofyan Basir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah sudah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi tahap V mengenai revaluasi aset yang memberikan insentif pajak berupa potongan Pajak Penghasilan (PPh), baik untuk perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ternyata, PT PLN (Persero) sudah melakukan revaluasi aset sejak tiga bulan lalu. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil progres revaluasi aset yang sudah dijalankan.

"Transaksi penilaian appraisal sudah hampir diselesaikan semua, tinggal menunggu hasil. Kalau tahun ini bisa, Kementerian Keuangan sudah sangat maju membantu kita. Dari Kementerian BUMN sudah selesai, jadi tinggal pelaksanaannya saja," kata Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Sofyan memperkirakan, aset PLN akan bertambah sekira Rp200 triliun dari revaluasi aset. Saat ini aset PLN sekira Rp600 triliun. Namun, dirinya berharap agar aset PLN bertambah menjadi Rp1.000 triliun dengan revaluasi aset.

"Belum tahu nanti setelah penilaiannya, pengakuannya seperti apa, saat ini saya pikir di atas Rp 200 triliun. Aset sekarang ini sekitar Rp600 triliun. Doain Rp1.000 triliun," sebutnya.

Seperti yang diketahui, insentif pemotongan tarif pajak penghasilan (PPh) hanya berlaku hingga akhir 2016. Dalam revaluasi aset normalnya dikenakan tarif 10 persen namun dalam paket ini ada insentif potongan, sebagai berikut:

- Revaluasi aset hingga 31 Desember 2015, tarif PPh 3 persen

- Revaluasi aset 1 Januari hingga 30 Juni 2016, tarif PPh 4 persen

- Revaluasi aset 1 Juli hingga 31 Desember 2016, tarif PPh 6 persen

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini