nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Listrik Nasional, Bos PLN: Tarif Harus Terjangkau

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2015 06:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 10 26 19 1238328 hari-listrik-nasional-bos-pln-tarif-harus-terjangkau-YJJuSQQ9sg.jpg Direktur PLN Sofyan Basir (Foto: Okezone)

JAKARTA – Hari ini, Selasa 27 Oktober 2015 diperingati Hari Listrik Nasional (HLN). Sejak Indonesia merdeka 70 tahun lalu, tidak semua wilayah di Tanah Air mendapatkan listrik.

Masyarakat, khususnya di daerah-daerah perbatasan maupun terpencil masih harus merasakan gelap gulita karena keterbatasan pasokan listrik. Rasio elektrifikasi nasional belum mencapai 100 persen.

Tidak hanya di daerah-daerah perbatasan, di daerah penghasil energi pun seperti Kalimantan Timur, maupun daerah besar lainnya seperti Sumatera Utara pun masih mengalami byarpet (mati lampu). Masalah byarpet ini menjadi masalah klasik yang terus terjadi.

Direktur Utama Sofyan Basir pun mempunyai pandangan mengenai Hari Listrik Nasional. Menurutnya, Hari Listrik Nasional harus meningkatkan kualitas sektor kelistrikan nasional.

"Bagaimana kualitas itu dapat lebih baik, tarif dapat terjangkau," kata Sofyan kepada Okezone, di Kementerian BUMN, Jakarta.

Diakui Sofyan, sejak Indonesia merdeka 70 tahun lalu, memang masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan listrik. Hal ini dikarenakan beberapa sebab.

"Ada pemadaman, ada gangguan, pemadaman itu karena kekurangan daya, gangguan itu karena masalah gardu, trafo dan sebagainya," sebut Sofyan.

Menurut Sofyan, gangguan ini dikarenakan peralatan sektor kelistrikan nasional sudah banyak yang tua. Sehingga, memang dibutuhkan pembangunan pembangkit listrik maupun transmisi baru.

"Yang memang sudah tua-tua, dan harus ada perbaikan," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini